Menu

Belanja pintar hanya butuh sedikit latihan kok!

Belanja Pintar Itu Mudah Kok

Krisis ekonomi yang sempat menghantam bahkan mampu membuat Carrie Bradshaw rela menjadi recessionista. Pelajaran yang diambil saat masa sulit itu datang, belanjalah dengan pintar! Mulai sekarang, adopsi gaya hidup ini agar kantong tetap aman!

  1. Hentikan keinginan impulsif itu!

Anda betul-betul butuh beli baju baru atau sebetulnya hanya ingin melihat-lihat? Jika dari rumah sudah ditetapkan cuma ingin melihat-lihat, beranikan diri untuk tak membawa semua koleksi kartu kredit Anda. Dan saat godaan tiba, kuatkan diri Anda. Coba tip ini: tunggu sehari.

Jika keesokan harinya Anda sudah tak ingat lagi barang yang begitu ingin Anda beli itu, berarti Anda memang dilanda keinginan impulsif!

  1. Jangan sampai beli dobel!

Sebelum berangkat belanja (makanan, pakaian dan lainnya), periksa dulu isi lemari, untuk menghindari agar Anda tak beli dobel. Misalnya saja, Anda main beli produk moisturizer cream karena Anda pikir sudah habis.

Ternyata, sampai di rumah, krim yang Anda punya masih cukup dipakai untuk sebulan! Prinsip yang sama juga berlaku buat pakaian.

Jangan sampai saja Anda ternyata memiliki selusian atasan warna hitam yang modelnya hampir sama.

  1. Yang murah belum tentu hemat!

Hati-hati, bukan karena harganya murah terus Anda merasa boleh memborong. Entah itu belanja di Carrefour atau Chanel, sama saja, Anda tetap saja keluar uang.

Membeli seribu barang murah sama saja hasilnya menjadi mahal. Kalau memang Anda butuh barang itu, silakan dibeli. Tapi kalau cuma karena ingin, lebih baik segera kabur dari toko.

  1. Kontrol kunjungan Anda ke toko!

Banyak wanita yang di dalam pikirannya hanya ada satu kata: belanja. Padahal, kunjungan ke toko itu sering kali berarti mengeluarkan uang.

Ada baiknya Anda mulai bisa mengendalikan frekuensi kunjungan Anda ke toko. Iseng-iseng saja, coba buka catatan pengeluaran Anda. Kalikan jumlah itu dengan 7 hari lalu 52 minggu = untuk mendapatkan gambaran pengeluaran yang sering tak terduga dalam setahun.

Tak heran kalau hasilnya bisa bikin Anda heboh!

  1. Jangan campur kehidupan sosial dengan shopping!

Kenapa? Terkadang godaan belanja terbesar datang dari kehidupan sosial. Saat beramai-ramai mengunjungi department store bersama gang, rem keinginan belanja, karena seringkali Anda end up menyesali barang yang baru Anda beli.