Menu

Bagaimana cara memilih kontrasepsi?

Bagaimana cara memilih kontrasepsi yang paling cocok untuk Anda? Foto dari Shutterstock.

Bagaimana cara memilih kontrasepsi yang paling cocok untuk Anda? Foto dari Shutterstock.

Paduan Memilih Kontrasepsi

Banyaknya pilihan bikin kita jadi bingung. Yang paling OK memang mengkonsultasikannya dengan dokter Anda. Tapi sebagai gambaran, simak penjelasannya di bawah ini!

Rings

Juga sering disebut dengan contraceptive vaginal rings, besarnya sekita 5cm dan tebal 4mm, terbuat dari plastik. Cara pakainya seperti pakai tampon.

Cincin ini berguna untuk mencegah kehamilan berkat bantuan hormon estrogen dan progestogen. Sama dengan pil, cara kerjanya adalah untuk menghambat ovulasi.

Cincin anti kehamilan ini bisa tahan tiga minggu.

Tak seperti pil yang harus diminum tiap hari, alat ini termasuk praktis. Bahkan jika cincin ini dilepas, Anda masih “aman” selama seminggu.

Jika Anda sering traveling, tak perlu khawatir lupa minum pil. Selain itu alat ini gampang dipasang dan tak bikin sakit. Kekurangannya: punya efek sama dengan pil KB (bikin gemuk, perubahaan suasana hati, perdarahan), harga lebih mahal, terkadang bikin tak nyaman saat berhubungan dengan pasangan.

Patch

Sangat praktis karena Anda tinggal menempelkannya pada kulit. Bisa di bagian perut, lengan atas, paha bahkan pantat. Patch berfungsi menyebarkan hormon estrogen dan progrestin untuk menghambat ovulasi. Patch bisa bertahan selama seminggu.

Setiap minggu Anda mengganti dengan patch baru. Pada minggu ke-4 Anda tak pakai patch dan akan mengalami menstruasi.

Patch ini praktis karena bisa Anda lakukan di mana saja. Patch ini tak efektif jika Anda perokok, sedang menyusui, punya berat badan berlebihan (overweight), sedang dalam pengobatan antibiotik, punya riwayat diabetes, menderita kanker payudara, migrain, atau thrombosis.

Intrauterine device

Sering disebut dengan IUD, alat pencegah kehamilan ini cocok dipakai untuk jangka panajng. Terbuat dari plastik dan dipasang di bagian dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Bagi wanita yang sudah pernah melahirkan, pemasangan alat ini relatif lebih mudah.

Rahim pada wanita yang belum pernah melahirkan lebih sempit sehingga bisa menimbulkan rasa sakit. Selain itu alat ini tak cocok bagi wanita yang kerap mengalami menstruasi yang banyak.

Alat ini termasuk praktis karena harganya lebih murah daripada alat kontrasepsi lain, juga punya durasi pemakaian lebih tahan lama.

Kekurangannya: alat ini bisa menimbulkan rasa sakit, perdarahan, kemungkinan bisa bikin periode menstruasi jadi lebih panjang dan lebih sakit.

Pil

Alat kontrasepsi ini termasuk yang paling gampang dilakukan. Sesuai dengan petunjuk dokter, pilih pil kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi Anda, minum satu pil sehari sekali pada jam yang sama terus setiap hari.

Dan yang paling penting, Anda tak boleh absen meminumnya. Kelebihan pil kontrasepsi adalah bisa mengurangi derita sakit bulanan, membuat periode menstruasi lebih pendek dan tak banyak, mengurangi risiko anemia, dan berguna untuk memperbaiki kondisi kulit (misalnya jerawat hilang).

Juga bisa digunakan untuk mengatur menstruasi, dengan mengkonsumsi dua pak terus-terusan tanpa berhenti selama seminggu, Anda bisa menghambat menstruasi yang seharusnya datang.

Pil kontrasepsi juga terkenal bisa membantu mengurangi risiko kanker rahim dan usus. Kekurangannya: harus Anda rajin dan tak boleh lupa untuk meminumnya pada jam yang sama setiap hari, bisa terjadi risiko perdarahan, mual, sakit kepala, naik berat badan.

Pil ini juga tak cocok dikonsumsi jika Anda perokok, punya diabetes, kolesterol tinggi dan problem kegemukan.

Kredit foto: Shutterstock, via Medicaldaily.